Senin, 28 Mei 2012

kasur pegas [spring bed]

Kasur ini terdiri dari banyak pegas (per) dan lapisan busa. Makin banyak jumlah pegasnya, makin bagus kualitas kasur. Springbed yang umum dipasarkan terdiri dari 140 pegas per meter persegi. Bahan pengempuknya memakai busa, lateks, atau campuran keduanya, bahkan spring bed skrg ada yg memakai Memory Foam. Pegas akan menopang tubuh sampai titik tertentu dan kemudian memberi daya lontar kembali, mengikuti kontur tubuh agar tidur lebih nyaman.

sa. makin banyak jumlah pegasnya, makin bagus kualitas kasur. springbed yg umum

Senin, 14 Mei 2012

kamar romantis


Kamar Romantis dengan Warna Monokrom

Raihlah ruang yang beratmosfer romantis dengan memainkan warna-warna monokrom yang lembut di mata. Kamar tidur adalah salah satu ruang yang nilai privasinya sangat tinggi. Selera individu dimanjakan di ruang ini. Tak heran, untuk membuatnya sesuai karakter kita memang relatif susah.
kamar_monocromAda cara yang umum dilakukan untuk mendapatkan atmosfer ruangan yang sesuai dengan keinginan dan karakter kita. Salah satu caranya adalah dengan memainkan warna-warna monokrom, dan permainan tekstur yang membuat warna muncul lebih utuh karena pantulan cahaya yang tereduksi. Warna monokrom, berarti memainkan satu warna dan turunannya dari warna yang paling tua sampai paling muda. Continue reading

motif kamar tidur untuk anak


Memilih Motif Kamar Tidur untuk AnakShare


Memilih motif kamar tidur untuk anak tidaklah sulit. Kamar tidur anak biasanya bermotif karakter kartun, atau tema olahraga. Tapi jika anak Anda tidak menyukai motif-motif tertentu, Anda dapat memilihkan rancangan yang non-motif. Fungsi kamar tidur yang utama adalah tempat istirahat agar anak dapat kembali segar melakukan aktivitasnya sehari-hari.
Jadi suasana kamar tidur haruslah nyaman dan membuat ia nyenyak tidur. Orangtua perlu membiasakan anak untuk disiplin tidur sejak usia dini. Berikut ini 5 hal mendasar yang dapat membantu Anda mengatur suasana kamar tidur anak agar tidurnya nyenyak.
  1. Jauhkan suara bising dari kamar anak. Jika Anda memiliki ruang hiburan, pastikan agar tidak dekat dengan kamar anak. Juga pastikan kamar anak tidak di dekat jalan raya supaya anak tidak mendengar suara lalu lintas atau klakson mobil.
  2. Jangan menempatkan televisi di kamar anak. Anak-anak biasanya akan terpancing untuk menonton acara televisi sampai mereka tertidur. Pastikan anak-anak memiliki waktu tidur minimal 12 jam.
  3. Hindari penggunaan warna cerah atau terlalu terang. Warna terang kurang bisa mendorong anak untuk tidur tenang. Warna terang dapat membuat mereka semakin aktif bermain. Warna tersebut membuat anak jadi merasa tidak lelah dan tidak mau tidur. Gunakanlah warna primer yang bersahabat bagi anak Anda, tapi warna-warna yang berada dalam gradasi pastel seperti warna merah, hijau, dan biru pastel.
  4. Atur pencahayaan kamar. Gunakan cahaya redup jika Anda masih ingin warna-warna cerah untuk kamar anak Anda. Tapi, pastikan untuk menggunakan lampu redup pada saat anak sedang tidur. Dengan cahaya redup, suasana warna cerah akan terlihat lebih lembut. Cara ini dapat membuat anak Anda cepat tidur.
  5. Gunakan motif lukisan alam. Gambar pegunungan yang dipadu dengan pepohonan atau tanaman. Anda bisa mengecat dinding dengan kombinasi gambar pegunungan tinggi, lapangan hijau, dan langit biru. Pastikan bahwa lukisan itu bisa menenangkan matanya. Lengkapi dengan bantal, selimut, dan lemari yang warnanya senada, misalnya sama-sama bernuasana biru dan hijau. Tapi Anda bisa pula membuat variasi, dengan tipe atau warna yang nuansanya sedikit berbeda.(*/Nilam/Bahrululum)

jual sprei untuk kasur

Jual sprei banyak pilihan warnanya.. bagus dan ada gambarnya. yang polos juga ada


tempat tidur bulan madu


Kamar yang disediakan yakni Executif Suit sebanyak tiga kamar dan. Masing-masing luas kamar ini seluas 201,83 meter per segi meter. Kamar ini terbagi dua ruangan yakni ruang tidur dan living room. Dalam ruang tidur ini telah tersedia tempat tidur king koil ukuran sedang dan televisi.
"Nanti nuansanya diganti dengan ala bulan madu dengan warna pink. Termasuk sprei yang akan digunakan berwarna merah muda. Kami sengaja menggunakan merah muda, agar pasangan bisa merasakan nuansa malam pertama pernikahan," kata Public Relations AHM, Olivia Gagansa, pada Tribun Manado, Selasa (20/3/2012).
Olivia menambahkan, kamar tersebut sering digunakan pasangan yang baru menikah. Sehingga harga kamar tersebut diberikan harga khusus buat pengantin baru yang semula sebesar Rp 1,6 juta per malam menjadi Rp 1.098.000.
"Itu harga khusus buat pengantin baru. Kalau untuk harga  coorporate sebesarRp 1,3 juta, Fasilitas terdapat  lemari, safety deposite box, didalam kamar juga, dan kamarnya langsung menghadap ke jalan utama," ujarnya.
Dalam kamar Executif Suite juga terdapat bath room yang agak luas. Di dalam bathroom terdapat bath up untuk dua orang dan cermin serta hair drayer. Kemudian lima meter dari ruang tidur terdapat living room.
Luas living room sekitar 2 x 3 meter yang di dalamnya terdapat sofa dan televisi. Ruangan ini nampak cocok digunakan buat keluarga dari tamu di kamar ini.
Selain Executif Suite, AHM juga terdapat kamar Junior Suite yang hampir sama dengan fasilitas di kamar Executife. Suite. Namun di kamar Junior Suite tidak terdapat living room.

kasur tercinta


Jarum jam panjang dan jam pendek hampir berdempet tepat di angka dua belas. Tandanya sudah tengah malam. Di mana sebagian besar manusia biasanya sudah bertualang di alam mimpi. Sementara aku masih bertualang di depan monitor dengan pekerjaan yang menggunung.
Buatku yang menuntaskan pekerjaan di rumah, malam hari adalah waktu yang lebih nyaman dibanding siang hari. Sepi dan dingin. Walau tetap ngantuk kerap melanda dan empuknya bantal-guling-kasur bagaikan lambaian tangan yang mengundang diriku untuk merebahkan diri.
Hingga suatu saat irama jangkrik yang bersahut-sahutan itu harus terganggu dengan suara perutku yang meronta minta diisi. Maklum, walau hanya mendekam di depan monitor, perut tetap butuh asupan. Ibarat kendaraan yang harus diisi bensin supaya tetap bisa melaju.
Pertanyaannya adalah, di mana aku mencari makan di tengah malam seperti ini?
Alhamdulillah, kota Jogja bukan kota yang seketika mati ketika lewat tengah malam. Masih ada gerai Indomaret di dekat rumah yang buka 24 jam. Walau harganya relatif lebih mahal 10%-20% untuk beberapa panganan (seperti susu, mie instan, atau kopi instan), tapi kalau males jauh keluar rumah, Indomaret tetap jadi andalan. Paling-paling hanya mas petugas kasir yang bosan lihat wajahku terus-menerus, hehehe.
Tapi, terkadang niat untuk mampir ke Indomaret tertahan oleh suara hati kecilku yang berbisik “geliatkan perekonomian warga kelas menengah ke bawah
Idealisme  kolot yang masih bertahan sebagai keyakinan hidup yang sukar untuk aku lepas, hehehe. Alhasil, dengan sepeda berkelilinglah aku menyusuri kota Jogja.
Angkringan yang menjamur di mana-mana adalah gerai makanan siap saji yang merakyat. Tapi terkadang aku butuh “tendangan ekstra” kalau gejolak perut makin beringas. Bakul mie godhog dan nasi goreng adalah yang lumrah untuk dicari.
Kalau ingin santapan berkelas pilihanku adalah ke gerai Mr. Burger di Jl. Sudirman. Burgernya sih memang nendang, tapi tendangannya tidak bertahan lama. Untung gerai Mr. Burger juga menjajakan ayam goreng tepung dengan harga yang lebih merakyat dibandingkan Mc D dengan rasa yang masih bisa diterima lidah. Walaupun sering kehabisan nasi, tapi kan aku tinggal di rumah yang dilengkapi beras dan magic jar. Jadi kehabisan nasi tidak menjadi masalah.
Saat perut sudah terisi, stamina pulih kembali, siap menuntaskan berbagai pekerjaan. Tapi tak bertahan lama, karena kalau perut sudah kenyang biasanya kelopak mata semakin berat dan akhirnya tewas mengenaskan di kasur tercinta.

kasur lantai beromzet miliaran rupiah

Matahari belum sepenuhnya muncul dari ufuk timur. Sejumlah kendaraan bak terbuka mulai bergerak meninggalkan dusun Wanalaya, Desa Banjarkerta, Karanganyar, Purbalingga. Kendaraan bak terbuka itu mengangkut produk yang sama, yakni kasur lantai dan kasur ranjang. Dari dusun itu, ribuan kasur membanjiri pasar di jawa dan luar pulau jawa.



Sedikitnya 200 kepala keluarga atau sekitar 95% warga dusun itu menggantungkan nafkahnya dari industri kasur. Sisanya, seperti warga desa umumnya, mengais nafkah dengan bertani. Dan dalam jumlah yang tidak banyak, terdapat pula warga yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil maupun perangkat desa.

Hampir di setiap sudut rumah di dusun itu, laki - laki maupun perempuan dewasa sudah piawai membuat dan sekaligus memasarkan kasur. Dari kerajinan kasur itu pula
, tingkat kesejahteraan masyarakat Wanalaya relatif mapan. Gambaran kesejahteraan masyarakat perajin kasur tampak dari rumah penduduk yang permanen. Tidak sedikit pula rumah - rumah itu yang dilengkapi garasi mobil dan antena parabola.

Denyut ekonomi kreatif warga Wanalaya dimulai pada tahun 2000. Seorang warga RT 01 / RW 04 dusun itu, Ramin Supriyadi (41)
, bisa dibilang yang pertama merintis usaha kasur tersebut. Diawali dengan berjualan korden keliling, Ramin memikul dan menawarkan dagangan ke rumah - rumah penduduk di Purbalingga, Purwokerto hingga Temanggung. Hingga pada suatu ketika, saat masuk ke sebuah supermarket di Purwokerto, ia melihat kasur lantai yang dijual Rp. 270 ribu perbuah.

"Saat itu saya mikir, saya pasti bisa bikin kasur seperti ini karena dulu saya pernah bekerja menjual kasur ranjang kelilingan di Jakarta, Akhirnya saya coba - coba bikin kasur lantai itu. Modal awal saya Rp. 250 ribu buat beli kain dan kapas. Saya bikin jadi empat kasur", tutur Ramin Supriyadi.

Dengan cara yang sama, yakni dipikul keliling rumah penduduk, Ramin menawarkan dagangan di kawasan Baturaden. Hasilnya, empat kasur buatan tangannya habis terjual dengan harga masing - masing Rp. 200 ribu. Dengan uang hasil penjualan Rp. 800 ribu itu, Ramin Supriyadi memproduksi kasur lebih banyak lagi.

Karena prospek membaik, Ramin Supriyadi nekat menjual semua perhiasan istrinya dan barang berharga lainnya hingga terkumpul modal Rp. 1,8 juta. Uang itu untuk membeli kain dan limbah kapas dari pabrik tekstil di bandung dalam jumlah besar. Dengan mempekerjakan warga sekitar, jumlah kasur lantai yang dihasilkannya pun semakin banyak dan tentu saja keuntungan yang diraup semakin besar pula.

Semakin banyaknya permintaan kasur, disikapi Ramin dengan memberdayakan masyarakat sekitarnya. Ratusan warga dusun Wanalaya pun menjadi semacam plasma industri kasur, mengambil bahan baku dan menjualnya kepada Ramin.

Proses membuat kasur lantai, kain khusus untuk membuat bahan kasur dijahit terlebih dahulu, kemudian dimasuki kapas dari limbah pabrik tekstil. Pada proses ini diperlukan teknik khusus. Bagi yang sudah mahir, dalam sehari seorang pekerja bisa membuat 12 - 15 kasur lantai, dengan ongkos Rp. 3 ribu per kasur. Karena sudah menjadi kebiasaan, kini banyak warga dusun Wanalaya yang piawai membuat kasur lantai.

"Awal 2003 saya mulai memasarkan kasur hingga ke Kalimantan Barat. Disana prospeknya juga bagus, hingga akhirnya kini usaha saya sudah melebar hingga ke seluruh Sumatera, Sulawesi, Maluku, Papua hingga ke Timor Leste. Bahkan produk saya juga sudah sampai ke Malaysia lewat orang pontianak yang mengirim kesana," ujar bapak dua anak yang mengaku hanya tamat SD ini.

Dalam setiap bulan, Ramin mengaku mampu memproduksi 15.000 kasur. Bahkan kalau pesanan atau permintaan pasar sedang ramai, bisa lebih dari itu. Untuk memproduksi kasur sebanyak itu, dalam setiap bulannya Ramin harus mengeluarkan uang mencapai Rp. 1,2 miliar. Yakni untuk membeli kapas dari limbah pabrik tekstil di Bandung seharga Rp. 800 juta, ditambah upah tenaga kerja yang jumlahnya mencapai ratusan.